PERKEMBANGAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENETAHUAN ALAM



BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
IPA merupakan konsep pembelajaran alam dan mempunyai hubungan yang sangat luas terkait dengan kehidupan manusia. Pembelajaran IPA sangat berperan dalam proses pendidikan dan juga perkembangan Teknologi, karena IPA memiliki upaya  untuk membangkitkan minat manusia serta kemampuan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pemahaman tentang alam semesta yang mempunyai banyak fakta yang belum terungkap dan masih bersifat rahasia sehingga hasil penemuannya dapat dikembangkan menjadi ilmu pengetahuan alam yang baru dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
B.       Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian ilmu alam dasar ?
2.      Apa langkah-langkah metode ilmiah dalam Ilmu alam dasar ?
3.      Bagaimana perkembangan ilmu pengetahuan alam ?
4.      Apa saja ruang lingkup ilmu pengetahuan ?













BAB II
PEMBAHASAN
    

A.      Pengertian Ilmu-Ilmu Alamiah ( Natural Science )
     Ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi . Hasil penelitiannya 100 % benar dan 100 % salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.

1.    Tujuan Ilmu Alamiah Dasar
     Tujuan Ilmu Alamiah Dasar terbagi dua,yaitu :
a.    Tujuan Instruksional Umum
     Tujuannya adalah dimana dapat memahami perkembangan penalaran manusia terhadap gejala-gejala Alam sampai terwujudnya metode ilmiah yang secara khusus dari ilmu pengetahuan Alam.
b.    Tujuan Instruksional Khusus
a)    Dapat menjelaskan perkembangan naluri kehidupan manusia.
b)    Dapat menjelaskan perkembangan alam pikir manusia dalam memenuhi kebutuhan terhadap  "Rahasia ingin tahu" nya.

B.       Pengertian Metode Imiah
Metode ilmiah  atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut kemudian diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, maka hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.
Karakteristik penelitian ilmiah, yaitu :
1.      Sistematik.
2.      Logis.
3.      Empiric
4.      Replikatif

a.    Langkah-langkah operasional metode  ilmiah
1)      Perumusan  masalah; yang dimaksud dengan masalah yaitu pernyataan apa, mengapa, ataupun bagaimana tentang obyek yangteliti. Masalah itu harus jelas batas-batasnya serta dikenal faktor-faktor yang mempengaruhinya.

2)      Penyusunan hipotesis;yang dimaksud hipotesis yaitu suatu pernyataan yang menunjukkan kemungkinan jawaban untuk memecahkan masalah yang telah ditetapkan.  Hipotesis kecuali di dukung oleh data, agar mudah di buktikan harus bersifat sederhana dan memiliki jangkauan yang jauh[1]. Dengan kata lain,hipotesis merupakan dugaan yang tentu saja didukung olehpengetahuan yang ada. Hipotesis juga dapat dipandang sebagai jawaban sementara dari permasalahan yang harus diujikebenarannya dalam suatu obserevasi atau eksperimentasi.

3)      Pengujian hipotesis; yaitu berbagai usaha pengumpulan fakta-fakta yang relevan dengan hipotesis yang telah diajukan untuk dapatmemperlihatkan apakah terdapat fakta-fakta yang mendukunghipotesis tersebut atau tidak. Fakta-fakta ini dapat diperoleh melalui pengamatan langsung dengan mata atau teleskop atau dapat jugamelalui uji coba atau eksperimentasi, kemudian fakta-fakta itudikumpulkan melalui penginderaan.

4)      Penarikan kesimpulan; penarikan kesimpulan ini didasarkan ataspenilaian melalui analisis dari fakta (data) untuk melihat apakahhipotesis yang diajukan ituditerima atau tidak.Hipotesis itu dapat diterima bila fakta yang terkumpul itumendukung pernyataan hipotesis. Bila fakta tidak mendukung makahipotesis itu ditolak. Hipotesis yang diterima merupakan suatupengetahuan yang kebenarannya telah diuji secara ilmiah, danmerupakan bagian dari ilmu pengetahuan.

b.    Keunggulan dan Keterbatasan Metode Ilmiah
1)      Keterbatasan
Dengan metode ilmiah dapat dihasilkan ilmu atau pengetahuan yang ilmiah. Dalam pengujian hipotesis, diperlukan data. Data ini berasal dari pengamatan yang dilakukan oleh panca indera. Kita mengetahui bahwa panca indera mempunyai keterbatasan untuk menangkap sesuatu fakta. Dengan demikian maka data yang terkumpul juga tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Kesimpulan yang diambil berdasarkan data tidak benar, tentu saja juga tidak akan benar. Jadi,peluang terjadinya kekeliruan suatu kesimpulan yang diambilberdasarskan metode ilmiah tetap ada. Oleh karena itu semuakesimpulan ilmiah, atau kebenaran ilmu bersifat tentatif, artinya kesimpulan itu dianggap benar selama belum ada kebenaran ilmu yangdapat menolak kesimpulan itu. Sedangkan kesimpulan ilmiah yangdapat menolak kesimpulan ilmiah yang terdahulu, menjadi kebenaranilmu yang baru.Keterbatasan lain yaitu tidak dapat menjangkau untuk membuat kesimpulan yang bersangkutan dengan baik dan buruk atau sistim nilai,tentang seni dan keindahan, dan juga tidak dapat menjangkau untuk menguji adanya Tuhan.

2)      Keunggulan
Ciri ilmiah yaitu obyektif, metodik, sistimatik dan berlaku umum olehkarena itu orang akan terbimbing sedemikian hingga padanyaterkembangkan suatu sikap ilmiah.Sikap ilmiah yaitu :
Ø  Mencintai kebenaran yang obyektif, dan bersikap adil
Ø  Menyadari bahwa kebenaran ilmu tidak absolut
Ø  Tidak percaya pada takhyul, astrologi maupun untung-untungan.
Ø  Ingin tahu lebih banyak
Ø  Tidak berpikir secara prasangka
Ø  Tidak percaya begitu saja pada suatu kesimpulan tanpa adanyabukti-bukti yang nyata.
Ø  Optimis, teliti dan berani menyatakan kesimpulan yang menurutkeyakinan ilmiahnya adalah benar.


C.      Perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan kumpulan pengetahuan tersusun secara sistematis yang didasarkan pada penyelidikan dan interpretasi terhadap peristiwa-peristiwa atau gejala alam melalui metode dan sikap ilmiah. Ilmu ini terus berkembang, bertambah luas, dan mendalam sesuai dengan hasil-hasil penemuan dan penyelidikan baru, menyebabkan timbulnya cabang-cabang ilmu yang dikenal sebagai: Fisika, Kimia, Biologi, dan Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (IPBA).
Dalam perkembangannya, ternyata banyak proses yang penjelasannya memerlukan bantuan dari dua atau lebih cabang ilmu yang merupakan kombinasi dari cabang-cabang yang telah ada, seperti Kimia Fisika, Biokimia, Biofisika, dan Geofisika.
Pembagian IPA dalam berbagai cabang tersebut sebenarnya untuk lebih mempermudah mempelajari alam seisinya dari sudut pandang tertentu. Namun di luar dari pada itu, satu hal yang pasti, yakni sasaran yang diselidiki, diuraikan, dan dibahas adalah satu, yaitu alam semesta yang meliputi: asal mula alam semesta dengan segala isinya, termasuk proses, mekanisme, sifat benda maupun peristiwa yang terjadi.

D.      Ruang lingkup ilmu pengetahuan Alam
Ruang lingkup ilmu pengetahuan Alammeliputi:
1.      Fisika
Suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari benda tak hidup atau mati dari aspek wujud dengan perubahan–perubahan yang bersifat sementara. Fisika secara klasik dibagi dalam mekanika, panas, bumi, cahaya, gelombang, listrik, magnet dan teknik mekanika, teknik sipil, teknik listrik, dan termasuk dalam lingkup besar ilmu bumi dan antariksa.
2.      Kimia
Suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari makhluk hidup dan tidak hidup dari aspek susunan materi dan perubahan–perubahan yang bersifat tetap. Kimia secara garis besar dibagi menjadi kimia anorganik dan kimia organic. Kedua bagian itu pada dasarnya membahas dasar keseluruhan, kemudian diikuti analisis kualitatif dan kuantitatif.
3.      Biologi
Ilmu pengetahuan yang mempelajari makhluk hidup dan gejala–gejalanya. Biologi dibagi atas cabang–cabang antara lain :
a.    Botani, adalah suatu cabang biologi yang mempelajari seluk beluk tentang tumbuhan.
b.    Zoologi, adalah cabang biologi yang mempelajari struktur, fungsi, perilaku, serta evolusi hewan.
c.    Morfologi,adalah suatu studi tentang struktur luar atau bentuk luar makhluk hidup.
d.   Anatomi, adalah suatu studi tentang struktur – dalam atau bentuk – dalam makhluk hidup.
e.    Fisiologi, adalah suatu studi tentang fungsi bagian tubuh atau organ makhluk hidup.
f.     Sitologi ( Biologi Sel ), adalah suatu studi tentang sel secara mendalam meliputi struktur molekuler dan lain–lain.









BAB III
PENUTUP
A.      KESIMPULAN
Ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Metode ilmiah  atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan kumpulan pengetahuan tersusun secara sistematis yang didasarkan pada penyelidikan dan interpretasi terhadap peristiwa-peristiwa atau gejala alam melalui metode dan sikap ilmiah.
Ruang lingkup ilmu pengetahuan meliputi; fisika, kimia, dan bioogi.





















DAFTAR PUSTAKA

Mawardi,nur hidayat. 2009. IAD, ISD, & IBD. Bandung: Pustaka Setia
Maskoeri jasin.2003.Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Rajawali pers
massofa.wordpress.com
www.wikipedia.com
www.rosykusuma-google


[1] Maskoeri jasin.2003.Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: Rajawali pers. h.14

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PERKEMBANGAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENETAHUAN ALAM"

Post a Comment

/* script Youtube Responsive */